Sebab-Sebab Terjadinya Ikhtilaf Para Ulama

Ikhtilaf di kalangan para ulama terjadi disebabkan oleh beberapa sebab yang sulit dihindari, sebagaimana dikemukan Syeikh Mahmoud Syaltout,[3] yaitu:
  1. Dalam Al-Qur’an terdapat lafadz-lafadz yang memiliki arti ganda (musytarak), seperti lafadz قرؤ . Lafdzقرؤ memiliki arti suci dan haidh. Imam Abu Hanifah, berpendapat, perempuan yang dithalak oleh suaminya harus beriddah tiga kali haidh (قرؤ). Sementara Imam Muhammad bin Idris Asy-Syafi’I, berpendapat, bahwa perempuan yang dicerai oleh suaminya harus beriddah tiga kali suci (قرؤ). Kemudian dalam Al-Qur’an juga terdapat lafadz hakiki dan majazi, sehingga dalam menetapkan hukum para ulama sering terjadi perbedaan perdapat.
  2. Perbedaan waktu, tempat dan kasus yang dihadapi juga salah satu paktor terjadinya ikhtilaf dalam mengeluarkan hukum. Tidak semua kasus yang dihadapi oleh para ulama, didapatkan nash hukumnya. Sehingga satu-satunya jalan, mereka harus berijtihad. Ketika berijtihad para ulama menggunakan metodologi yang belum tentu sama antara yang satu dengan yang lain. Sehingga menimbulkan hukum yang berbeda-beda pula.
  3. Riwayat. Para Ulama tidak sederajad dalam menerima Hadits Rasullah s.a.w. disebabkan jumlah shahabat yang mereka temui tidak sama. Sementara para shahabat juga tidak sederajad dalam mendengar hadits dari Nabi. Ada shahabat yang hanya mendengar satu hadits saja dan ada sampai puluhan, ratusan dan bahkan ribuan hadits. Sehingga ada hadits yang sampai kepada sebahagian ulama dan tidak sampai kepada sebahagian yang lain.
  4. Berbeda dalam menggunakan kaedah-kaedah ushul dalam menetapkan hukum. Contohnya kaedah: “Perintah setelah larangan hukumnya sunnah.” Namun ada kaedah lain: “Perintah setelah larangan hukumnya boleh.”
  5. Disebabkan adanya dalil yang diperselisihkan menggunakannya, seperti Istihsan, Maslahah Mursalah, Qaul shahabat, ‘Uruf, dan lain-lain.
  6. Perbedaan kapasitas intelektual masing-masing ulama, tentang masalah-masalah sumber ajaran Islam, terutama dalam bidang hadits Nabi s.a.w. Sehingga ada hadits yang menjadi hujjah bagi sebagian ulama dan ditolak oleh sebagian yang lain.

Penulis adalah 
Said Mahyiddin Muhammad

1 komentar:

  1. Casino Finder (Google Play) Reviews & Demos - Go
    Check https://septcasino.com/review/merit-casino/ Casino Finder (Google Play). A look at some of the 바카라 사이트 best gambling casinosites.one sites in the world. jancasino.com They offer a gri-go.com full game library,

    BalasHapus

Diberdayakan oleh Blogger.
Sora Templates